News: Arsip - Maret 2017

  • UNGKAP KASUS TINDAK PIDANA KESUSILAAN MELALUI FACEBOOK
    27 Maret 2017

    Tsk dengan menggunakan akun 2 (dua) akun facebook abal-abal dengan nama profil Jeral Wellen Mixi dan Tommy Reno untuk menyebarkan isu bahwa pelapor/korban adalah seorang “GAY” dengan disertai gambar pelapor/korban  yang hanya memakai celana dalam, gambar alat kelamin laki-laki, serta ang menunjukkan 2 (dua) orang laki-laki sedang melakukan hubungan seks kepada keluarga dan teman-teman korban

  • HASIL OPERASI TANGKAP TANGAN (OTT) TINDAK PIDANA KORUPSI JAJARAN POLDA JATIM
    24 Maret 2017

    Hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tindak Pidana Korupsi sejak dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar tanggal 4 November 2016 sampai dengan saat ini (Tanggal 24 Maret 2017) jajaran Polda Jawa Timur

  • Hasil Ungkap Illegal Fishing Ditreskrimsus Polda Jawa Timur
    24 Maret 2017

    SELAMA TAHUN 2017 POLDA JATIM TELAH BERHASIL UNGKAP 8 (DELAPAN) KASUS ILLEGAL FISHING BERUPA JUAL BELI BENUR LOBSTER ILEGAL (2 KASUS DITANGANI DITRESKRIMSUS, 6 KASUS DITANGANI POLRES JAJARAN).

  • Modus Operandi Investasi Bodong
    3 Maret 2017

    Orang bijak pernah berkata “ Ketidaktahuan adalah kebodohan”…Kata ini bisa kita pakai kepada masyarakat yang menjadi korban investasi bodong saat ini.Bahkan investasi bodong inipun bisa diumpamakan seperti kentut, tidak kelihatan tetapi baunya bisa tercium sebab kegiatan ini jarang kelihatan tetapi munculnya belakangan ketika masyarakat yang jadi korban menjadi banyak lalu muncul di permukaan berita di media cetak atau di televisi.

    Data yang kami himpun sejak dari tahun 2015 sampai tahun 2016 untuk tindak pidana berkaitan dengan investasibodong ada 137 kasus (Polda Jatim dan Jajaran).Kalo pun sejujurnya masih banyak sebenarnya korban lain  tetapi karena malu melaporkan  sehingga datanya demikian.Dari beberapa tindak pidana ini , kami coba menggambarkan  berbagai modus  operandi yang bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum menanamkan modalnya pada investasi tertentu.Modus operandinya sebagai berikut:

    1. Gunakan badan hukum /koperasi yang  tidak jelas siup dan alur kegiatan usahanya.
    2. Tawarkan invetasi yang menguntungkan dengan bonus- bonusnya yang menggiurkan dalam waktu singkat.
    3. Memasang iklan di jaringan / media social yang terlihat sangat menjanjikan.
    4. Manfaatkan barang/ jasa/ usaha yang lagi trend di masyarakat ( melihat peluang, kesempatan dalam kesempitan).
    5. Manfaatkan orang  terkenal : artis, tokoh agama,dll untuk menarik minat.
    6. Gunakan perusahaan besar / terkenal seolah-olah ada hubungan dengan usaha yang ditawarkan  (berafiliasi).
    7. Manfaatkan komunitas tertentu dalam masyarakat  yang mudah tergiur, terprovokasi dan tidak suka ribet ( instan) karena hasilnya akan banyak.
    8. Tawarkan barang/ jasa yang harganya dibawa harga yang wajar/ miring.
    9. Gunakan kata-kata yang manis dan bisa hipnotis calon korban lewat hp.
    10. Gunakan nama-nama palsu : bule / keren.
    11. Uang yang berhasil dikumpulkan padahal itu hanya pancingan saja, diputar- putar untuk mendorong korbannya untuk taruh modal lebih banyak lagi.
    12. Bonus dibayar hanya bila ada perekrutan bukan berdasarkan hasil penjualan barang. Biasanya ini kegiatan  MLM dan harus miliki SIUPL.

     

    Semoga bermanfaat (Unit 2/ subdit 1).Kami siap berkonsultasi, silahkan menghubungi: 081376902000